welcome to blogg dedy

Kamis, 17 Januari 2013

rancangan pengolahan data


BAB II
LANDASAN TEORI

2.1  RANCANGAN

Perancangan merupakan analisis dari siklus pengembangan sistem yaitu pendefinisian dari kebutuhan-kebutahan fungsional dan persiapan untuk merancang bangun implementasi serta menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk.
                      Menurut Jogiyanto, (2001: 62), perancangan merupakan kegiatan untuk membentuk membuat sketsa struktur kegiatan atau pekerjaan dari suatu analisis ke dalam suatu perencanaan untuk dapat diterapkan dalam suatu bentuk nyata.
Menurut Pressman (2002, p399), perancangan adalah langkah pertama fase bagi setiap produk atau sistem yang di rakayasa.
     Menurut Mulyadi, (1997), Perancangan adalah suatu fase yang diawali dengan evaluasi atas alternatif rancangan sistem yang diikuti dengan penyiapan spesifikasi rancangan yang berorientasi kepada pemakai tertentu dan diakhiri dengan pengajuan rancangan pada manajemen puncak.
Berdasarkan definisi diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa perancangan sistem informasi merupakan proses menyusun sistem baru atau mengubah sistem lama berdasarkan evaluasi terhadap sistem yang lama yang terlebih dahulu diajukan kepada pemakai atau manajemen puncak untuk diperhitungkan.

2.2  SISTEM INFORMASI
2.2.1  Pengertian Sistem
Suatu sistem terdiri dan sejumlah komponen yang saling berinteraksi atau saling bekerjasama membentuk satu kesatuan dimana komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian dan sistem. Pengertian sistem menurut beberapa pakar didefinisikan sebagai berikut :
Menurut teori heliosentris dari copernicus “ Sistem adalah suatu kumpulan atau himpunan dari unsur komponen atau variabel-variabel yang terorganisasi saling berinteraksi saling tergantung satu sama lain dan terpadu”.
Menurut Prajudi Atmosudirdjo “Sistem adalah suatu sistem terdiri atas objek-objek, atau unsur-unsur, atau komponen-komponen yang berkaitan dan berhubungan satu sama yang lain sedemikian rupa sehingga unsur-unsur tersebut merupakan suatu kesatuan pemrosesan atau pengolahan yang tertentu.
Berdasarkan kutipan diatas dapat disimpulkan bahwa sistem adalah suatu susunan yang teratur dan kegiatan yang saling bergantung dan prosedur-prosedur yang saling berhubungan yang melaksanakan dan mempermudah kegiatan - kegiatan utama organisasi.
Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat tertentu yaitu komponen sistem, batas sistem, lingkungan luar sistem, penyambung sistem, masukan sistem, keluaran sistem dan sasaran sistem.
a).  Komponen Sistem (Component System)
Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem tersebut dapat berupa suatu bentuk subsistem. Setiap subsistem memiliki sifat-sifat dari sistem yang menjalankan sutu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai sistem yang lebih besar, yang disebut dengan supra sistem

b). Batas Sistem (System Boundary)
Ruang lingkup sistem merupakan daerah yang membatasi antara sisstem dengan sistem yang lainnya atau sistem dengan lingkungan luarnya. Batasan sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan.
c). Lingkungan Luar Sistem (Environment System)
Bentuk apapun yang ada di luar ruang lingkup atau batasan sistem yang mempengaruhi operasi sistem terseebut disebut dengan lingkungan luar sistem. Lingkungan luar sistem ini dapat menguntungkan dan dapat merugikan sistem tersebut. Lingkungan luar yang menguntungkan merupakan energi dari bagi sistem tersebut,  yang dengan demikian lingkungan luar tersebut harus selalu dijaga  dan dipelihara. Sedangkan lingkuangan luar yang merugikan harus di kendalikan, karena kalau tidak maka akan menggangu kelangsungan hidup sitem tersebut.
d). Penghubung Sistem (Interface System)
Sebagai media yang  menghubungkan sistem dengan subsistem yang lain disebut dengan penghubung sistem atau interface. Penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem yang lain. Keluaran subsistem akan menjadi masukan untuk subsistem yang lain dengan melewati penghubung. Dengan demikian terjadi suatu integrasi sistem yang membentuk satu kesatuan.
e). Masukan Sistem (Input System)
Energi yang dimasukan ke dalam sistem di sebut masukan sistem, yang dapat berupa pemeliharaan (maintenance input) dan sinyal (signal input). Sebagai contoh, di dalam suatu unit sistem komputer, “program” adalahL maintenance input yang digunakan untuk mengoperasikan komputer sementara “data” adalah signal yang akan diolah menjadi informasi.
f). Keluaran Sistem (Output System)
Hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. Keluaran ini merupakan masukan bagi subsistem yang lain. Seperti contoh sistem informasi. Keluaran yang dihasilkan adalah informasi yang mana informasi ini dapat digunakan sebagai masukan untuk pengambilan keputusan atau hal-hal lain yang merupakan input bagi subsistem lainnya
g). Pengolah Sistem (Process System)
suatu sistem dapat mempunyai suatu proses yang akan mengubah masukan menjadi keluaran. Sebagai contoh, sistem akuntansi. Sistem ini akan mengolah data transaksi menjadi laporan-laporan yang dibutuhkan oleh pihak manajemen
h) . Sasaran/Tujuan Sistem (Objective/Goal  System)
suatu sistem memiliki tujuan dan sasaran yang pasti dan bersifat deterministik. Kalau suatu sistem tidak memiliki sasaran, maka operasi sistem tidak ada gunanya. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuan yang telah direncanakan

2.2.2  Pengertian Informasi
Informasi merupakan suatu hal yang sangat penting karena informasi merupakan landasan di dalam pengambilan keputusan suatu organisasi dengan informasi yang kurang maka suatu informasi tidak dapat menjadi suatu informasi yang berkuatitas .
Menurut Tata Sutabri, “Informasi adalah data yang telah diklasifikasikan atau diolah atau diinterprestasikan untuk di gunakan dalam proses pengambilan keputusan.

Menurut Jogiyanto (2005:8), informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan berarti bagi yang menerimanya.

     Menurut Witarto, (2004:9) Informasi adalah rangkaian data yang mempunyai sifat sementara, tergantung dengan waktu, mampu memberi kejutan atau surprise pada yang menerimanya. Informasi dapat juga dikatakan sebagai data yang telah diproses, yang mempunyai nilai tentang tindakan atau keputusan.

            Berdasarkan pendapat para ahli tersebut maka dapat disimpulkan informasi adalah data yang telah diproses kemudian diolah menjadi bentuk yang lebih berguna, digunakan untuk mengambil keputusan.







2.2.3  Pengertian Sistem Informasi
Sistem informasi menupakan suatu rangkaian informasi yang didalamnya terdapat bagian-bagian yang berhubungan dan saling ketergantungan satu sama lain, mulai dari bagian yang besar ke bagian yang kecil. Hubungan ini berupa hubungan arus informasi yang mewakili tingkat-tingkat sistem keorganisasian.
Menurut Hall (2001), “Sistem informasi adalah sebuah rangkaian prosedur formal di mana data dikelopokan, diproses menjadi informasi dan didistribusikan kepada pemakai”.
Menurut Tata Sutabri, “sistem informasi adalah suatu sistem di dalam organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyedikan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan ”.
            Menurut Alther (1992), “Sistem informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam suatu informasi
            Jadi dapat disimpulkan bahwa sistem informasi adalah suatu alat yang membantu dalam menyediakan informasi bagi penerimanya dan untuk membantu dalam pengambilan keputusan

2.3  PENGOLAHAN DATA

2.3.1. Pengertian Data
            Data merupakan bentuk yang masih mentah yang belum dapat bercerita banyak, sehingga perlu diolah lebih lanjut. Data diolah melalui suatu model untuk dihasilkan informasi
Menurut Raymond Mc.Leod, Jr, George Schell (2001:12), “Data adalah terdiri dan fakta-fakta dan angka-angka yang secara relatif tidak berarti bagi pemakai”.
Menurut Tata Sutabri (2004:20), “Data merupakan bentuk mentah yang belum dapat bercerita banyak sehingga perlu diolah lebih lanjut”.

Dapat disimpulkan bahwa data merupakan bentuk yang masih mentah, belum dapat bercerita banyak sehingga perlu diolah lebih lanjut untuk menghasilkan informasi dan dapat memberikan manfaat bagi penerimanya.

2.3.2. Pengertian Pengolahan Data
Agar data yang ada dapat dijadikan suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya, maka data tersebut perlu dilakukan pengolahan.
Menurut Andri kristanto, “Pengolahan data adalah waktu yang digunakan untuk menggambarkan perubahan bentuk data menjadi informasi yang memiliki kegunaan.
Menurut Jogiyanto Hartono (1999,2), “Pengolahan data adalah manipulasi dari data ke dalam bentuk yang lebih dan  lebih berarti, berupa informasi)
Suatu proses pengolahan data yang terdiri dan 3 tahapan dasar yang disebut dengan sikius pengolahan data (data processing cycle) yaitu input. processing, dan output.
 



GAMBAR 2.1 Siklus Pengolahan Data (Jogiyanto Hartono 1999:3)

Tiga tahapan siklus diatas pengolahaan data tersebut dapat dikembangkan lebih lanjut. Siklus pengolahan data yang dikembangkan dapat ditambahkan tiga atau lebih tahapan lagi yaitu :
a.       Input (Masukan), tahap ini merupakan proses memasukan data ke dalarn proses komputer lewat alat input (input device).
b.      Processing (Proses), tahap ini merupakan proses pengolahan dan data yang sudah dimasukan yang dilakukan oleh alat proses (processing device), yang dapat berupa proses menghitung, membandingkan, mengklasifikasikan, mengurutkan, mengendalikan atau mencari distorage.
c.       Output (Keluaran), tahap ini merupakan proses menghasilkan output dan hasil pengolahan data kealat output (output device), yaitu berupa informasi.
d.      Distribution (Penyaluran), tahap ini merupakan proses dan distribusi output kepada pihak yang berhak dan membutuhkan informasi.
e.       Storage (Penyimpanan), tahap ini menupakan proses perekaman hasil pengolahan kesimpanan luar (storage).

2.3.3. Pengertian Database
Basis data (database) adalah kumpulan data atau informasi yang dapat dihubungkan antara masing-masing data dengan kunci tertentu. Dengan database, data telah diorganisir sesuai dengan format tertentu yang sama sehingga data lebih rapi dan mudah untuk untuk dicari.
Database dapat digunakan untuk keperluan informasi lebih lanjut dan database perlu diorganisasikan sedemikian rupa supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Database diakses dan dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak yang disebut DBMS (Database Management System).
Menurut Zulkifli, “database adalah kumpulan semua data yang di simpan dalam satu file atau beberapa file”
Menurut Jogiyanto Hartono, Database adalah kumpulan data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan diperangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya”.
Secara garis besar dapat dikatakan bahwa database adalah kumpulan file-file yang mempunyai kaitan antara satu file dengan file yang lain, dimana datanya dapat dimanipulasi untuk menghasilkan suatu informasi. Tingkatan susunan organisasi data adalah sebelum membentuk suatu basis data, data mempunyai tingkatan mulai dari karakter-karakter (characters), item data (data item atau field), record, file kemudian basis data (database)”.
1.      Characters
Merupakan bagian data terkecil, dapat berupa karakter numerik, huruf atau karakter khusus yang membentuk item data.
2.      Field
Adalah atribut dari record yang menunjukkan item dari data.
3.      Record
Merupakan kumpulan field  yang menggambarkan suatu unit data tertentu atau sekumpulan data item yang berhubungan secara logika dari suatu objek.
4.      File
Merupakan kumpulan dari record yang menggambarkan suatu kesatuan yang sejenis.
5.      Database
Merupakan kumpulan dari file yang membentuk satu kesatuan tertentu atau suatu kumpulan data terhubung yang disimpan secara bersama-sama pada suatu media, tanpa adanya suatu kerangkapan data sehingga mudah untuk digunakan kembali.

2.4  PERPUSTAKAAN
2.4.1  Pengertian Perpustakaan
            Istilah perpustakaan berasal dari kata dasar pustaka. Yang berarti buku, atau kitab.  Kemudian mendapat awalan per dan akhiran an menjadi perpustakaan. Selanjutnya dalam istilah perpustakaan terkandung pengertian "kumpulan buku dan informasi yang disusun di ruang tertentu dilengkapi dengan perlengkapan (sarana prasarana), menurut aturantertentu, diatur dan dilayankan oleh petugas (pustakawan) dan dipergunakan oleh para pemembaca/pemakai.
            Perpustakaan berasal dari kata pustaka mendapatkan awalan per- dan akhiran –an mempunyai arti sebagai tempat atau bahan pustaka. Sedangkan bahan pustaka adalah wadah informasi, dapat berupa buku dan non buku. Buku adalah hasil rekaman informasi yang tertulis atau tercetak, seperti buku teks atau monografi, majalah, brosur, dan lainlain. Sedangkan non buku adalah hasil rekaman informasi berupa suara atau gambar pada peta, film, dan sebagainnya.
            Menurut Dra.Noerhayati S. (1987: 1) perpustakaan adalah salah satu alat yang vital dalam setiap program pendidikan, pengajaran, dan penelitian (research) bagi setiap lembaga pen-didikan dan ilmu pengetahuan. Dapat dikatakan bahwa nilai suatu lembaga pendidikan tinggi, atau lembaga riset dan ilmu pengetahuan itu bergantung pada kualitas kelengkapan dan kesempurnaan jasa yang diberikan oleh perpustakaanya.
            Menurut Wafford (Darmono, 2004: 2) mengatakan bahwa per-pustakaan adalah salah satu organisasi sumber belajar yang menyimpan, mengelola, dan memberikan layanan bahan pustaka baik buku maupun non buku kepada masyarakat tertentu maupun  masyarakat umum.
            Menurut Mbulu (Darmono, 2004: 2) menyatakan bahwa per-pustakaan sekolahsangat diperlukan keberadaanya dengan pertimbangan bahwa:
1. Perpustakaan sekolah merupakan sumber belajar di lingkungan sekolah.
2. Perpustakaan sekolah merupakan salah satu komponen sistem pengajaran.
3. Perpustakaan sekolah merupakan sumber untuk menunjang kualitas pendidikan
dan pengajaran.
4. Perpustakaan sekolah sebagai laboratorium belajar yang memungkinkan peserta
didik dapat mempertajam dan memperluas kemampuan untuk membaca, menulis, berpikir, dan berkomunikasi.
Perpustakaan merupakan tempat dimana banyak menyediakan berbagai macam jenis buku yang telah terorganisir dengan baik dan rapi sesuai kumpulan bidangnya masing-masing sehingga dapat dengan mudah dicari oleh setiap individu maupun kolompok individu yang memerlukan buku agar dapat bermanfaat bagi para pembaca.

Jumat, 23 November 2012

Hampa

Saat matahari bersinar
Dunia tersa indah
Tapi enta mengapa
Canda dan tawa
Hanya menjadi kenangan belaka
Rasa cinta yang begitu mendalam
Sedalam lautan biru
Kasih apakah kau mengerti diriku
Ku ingin kau selalu temaniku
Ku tak tau harus bagaimana
Hanya alunan doa dan
Tangis kesedihan
Yang dapat kau persembahkan
Kasih izinkan ku selalu mencintai mu

harapan sunyi

Malam yang begitu sunyi
Sesunyi hatiku yang lara
Tak ada yang menemani
Selain nyamuk yang berbicara
Yang selalu temaniku
Menghiburku, disaat ku membutuhkan dirumu
Tapi kau tak tau jeritan hatiku
Ku merasa tersiksa dengan keadaan seperti ini
Semangat hidupku terasa hambar
Ku mohon mengertilah aku
Ku selalu berharap kita selalu bersama
Dalam mengarungi bahtera kehidupan

love me

-->
Pada saat aku melihat dirimu
Tak terasa hati ini terbawa
Andaikan waktu bisa menunggu
Kan ku tetapkan hati ini dalam hatiku
Semua akan ku lakukan demi cintamu
Aku ingin dapatkan tempat terindah
Dalam hati dan mimpimu
Mungkinkah kamu rasakan
Aman arti kamu dalam hatiku
Kau seakan mimpi indah
Dalam tidurku…

Cinta terlahi diantara kita
Berjuta rasa cinta tercipta
Mengiringi dan kamu
Cinta ini
Hanya ku ucapkan padamu
Sebagai tanda cintaku padamu
takkan hilang di telan waktu

rindu

Kata itu tertahan di dadaku
Di saat mengenang akan dirimu
saat ku rindu akan dirimu
Batin ku bergemuruh
Bagai ombak menggelar pantai di lautan sana

Aku tak tau sampai kapan hati ini
tertekan menahan rindu
Yang berkepanjangan terhadap dirimu

Hanya engkau pengobat rindu ini
Dan karna engkau jualah hati ini terang
Semoga merasa hal yang sama di ujung sana
Rasa rindu yang dalam terhadap diriku

Bintang

Bintang, engkau selalu menemani hati yang sepi ini
Menerangi ruangan gelap di jiwa ini
Bahagia diriku menatapmu
Tapi sayang engkau takkan ku miliki salamanya
Suka maupun duka aku selalu menatapmu
Karena engkau telah memberi rasa di hati ini
Walaupun hanya sesaat

Sabtu, 17 November 2012

kerinduan cinta

Cinta yang menggebu dalam dad
Tak kuasa lagi untuk memendam kerinduan
Tak mampu lagi mendustai rasa
Sebuah senyum yang begitu indah
yang tak sanggup ku lenyapkan
senyum itu adalah pelipur kerinduan
bayangan wajahmu membuatku berangan
menyentuh dan membelai
sesuatu yang indah di dirimu
namun anganku  membesarkan kerinduanku
ku ingin kau menjadi milikku
mendengar suaramu
memandang wajahmu
den menderaikan tawa yang terpendam
aku begitu merindukanmu
aku gelisah......
menunggu untuk bertemu denganmu
rinduku takkan pernah sirnah..